Saturday, October 11, 2008

Lorong Gelap

Pada suatu masa,
Aku mencoba masuk dalam sebuah lorong
Yang gelapnya membutakan mata
Dan tutupi jalan pulang kepadaNya

Entah Lucifer apa yang menghasutku
Hingga aku berani mencoba memasukinya
Yang membuat jiwaku bahagia dalam kesemuan
Mengusir kebosanan untuk mencari kebahagiaan

Kebahagiaan adalah kamuflase dari kegelapan
Yang membuatku ingin terus masuk dan masuk lebih dalam
Menjelajahi jiwa yang kesepian
Yang membuat aku ketagihan

Persimpangan demi persimpangan
Kulalui dengan kenikmatan sesaat
Hingga puncak dosa mendera jiwa
Lelah,bosan, berdosa, dan terlanjur

Dan suatu ketika aku ingin pulang
Dari gelapnya lorong yang membutakan mataku ini
Aku terjatuh dan terluka
Hingga cacat mendera jiwa

Aku sudah terlalu jauh di dalam lorong gelap
Dan jiwaku sudah cacat
Sukmaku tak lagi suci
Namun aku mencoba menanti
Akan setitik cahayaMu
menuntunku kembali pulang

Sunday, September 7, 2008

Who am I?

Day after day, I think and think about my self. About what i want, what's going on, and what was I think...
I don't know where I am, am lost in the dark of day, when sun shines everybody, God hiding me on my mind, black mind. I don't know where must I go, I don't know where is my purpose, where is my friend or foe, I just think that am on the right way, but actually I was lost into the darkness jungle of my self. In the midnight of Ramadhan, i knew that am not who I am, and I really do not know who I am...

I am still finding who I am, still...

until i know...
am alone and lonely

i just nothing,

i can't do anything which God blessing,

Saturday, September 6, 2008

Marhaban Ya Ramadhan

Syukur Alhamdulillah aku hanturkan pada Allah SWT, atas segala rahmat yang diberikan kepadaku, hingga sekali lagi aku merasakan damainya Ramadhan. Aku berharap, Ramadhan kali ini mempertebal Imtaqku, dan menyadarkanku dari dosa-dosa yang telah berlalu. Aku harap, semua perbuatan dosa dan hal-hal bodoh yang aku lakukan tak akan terulang lagi.

Ini adalah last Ramadhanku di Sekolah, ada rasa yang berbeda bila membayangkan dalam setahun lagi aku sudah tidak bertemu dengan teman-teman. Tapi inilah hidup yang harus dilalui dan always goes on. Seandainya bisa, aku ingin menjadi Paterpan yang akan kecil selamanya, hidup bebas tanpa tanggung jawab dan terbang jauh dilangit sana. Tapi nonsens...

Ini hidup, hidup hanya sebentar dan satu kali, di bulan penuh Maghfiroh ini aku harus berubah dengan menjadi diriku sendiri, diri yang sebenarnya, diri yang punya ribuan cita, yang berbeda dengan ordinary people, I just hope to You that I can follow my life perfectly!

Semoga kulalui ramadhan ini dengan penuh ampunan, dan semoga setelahnya diriku bisa memetik hikmah, memperoleh ampunan, dan menjadi yang lebih baik lagi. Amien